cara-mendidi-anak-laki-laki-agar-menjadi-tangguh

Millenial.web.id – Mendidik anak dengan kata-kata saja tidak cukup, karena anak-anak adalah peniru dari apa yang dilakukan oleh orangtuanya. Nah, sebagai orangtua khususnya ayah harus mengajari, memberi contoh, dan menjadikan hal-hal baik sebagai kebiasaan jika Anda ingin anak laki-laki Anda tumbuh menjadi seorang pria sejati setelah dewasa nantinya. Oleh karena itu, tulisan kali ini akan memberikan informasi tentang cara mendidik anak laki-laki agar nantinya ia tumbuh menjadi lelaki sejati:

1. Biarkan Anak Belajar Mandiri

Karena seorang laki-laki akan menjadi pemimpin bagi keluarganya kelak setelah menikah, maka ajarkan anak laki-laki untuk mandiri. Dalam hal ini sang ayah/ibu harus bisa memilah mana kegiatan anak yang perlu dibantu, dan mana yang tidak perlu dibantu. Contohnya, biarkan anak belajar mandiri untuk makan sendiri, minum sendiri, membereskan mainan sendiri, dan memilih baju sendiri. Namun ayah/ibu bisa membantu anak jika memang kegiatan tersebut membutuhkan bantuan orang dewasa, misalnya untuk mengambil makanan di atas meja, jajan ke warung yang jaraknya cukup jauh, dan lain sebagainya.

2. Ajarkan Kejujuran

Dalam hal ini tekankan pada anak tentang pentingnya berkata dan bersikap jujur. Hal ini sangat penting, karena selain agar anak tidak manja, tetapi juga untuk masa depannya supaya menjadi anak yang selalu berkata dan bersikap jujur. Selain itu sang ayah/ibu harus mengajari anak supaya berani bersikap terbuka tentang perasaannya yang sedang dia hadapi.

3. Jangan Selalu Memenuhi Keinginan Anak

Ketahuilah bahwa orang tua yang sering tidak konsisten dengan perkataannya adalah salah satu faktor yang bisa menyebabkan anak menjadi manja. Contohnya, anak ingin makan es, tapi ayah/ibu melarangnya, tentunya akan membuat anak menangis dan merengek sehingga memaksa orangtua untuk memenuhi keinginannya tersebut. Tapi ternyata ketidakkonsistenan inilah yang akan membuat sang anak menjadi manja, karena sang anak akan beranggapan bahwa orang tuanya akan selalu menuruti keinginannya.

4. Hindari Memberikan Penolakan atau Larangan Kepada Anak Tanpa Penjelasan yang Jelas

Ketika orang tua tidak menuruti atau menolak permintaan anak, maka tentunya sang anak akan merengek, menangis, bahkan marah dan kesal. Sehingga akan membuat orang tua menjadi iba, tidak tega melihat anak merasa sedih seperti itu. Namun walaupun begitu bunda harus bijak menghadapi masalah ini, dan tetap konsisten dengan keputusan yang sudah dibuat. Sedangkan untuk mengatasi kesedihan sang anak, orang tua bisa menjelaskan secara lembut dan halus, alasan kenapa anda menolak keinginannya, sehingga dia bisa mengerti dan akan membuatnya menjadi lebih tenang yang akhirnya akan berhenti dari menangisnya.

5. Berikan Pujian

Pujian ini sangat penting untuk diberikan kepada anak. Apalagi jika anak menunjukkan perillaku yang sangat baik serta selalu menuruti orang tua. Karena dengan memberikan pujian, sang anak akan lebih termotivasi lagi untuk selalu berbuat baik. Selain itu, dengan memberikan pujian, sang anak akan merasakan kasih sayang dari orang tuanya.

6. Berikan Perhatian yang Cukup Pada Anak

Perlu diingat bahwa perhatian disini bukan hanya memberikan berupa materi saja, seperti uang maupun mainan. Tetapi lebih dari itu, perhatian ini bisa berupa keteladanan, nasehat, meluangkan waktu bersama anak setiap harinya, dan lain sebagainya. Dengan begitu, sang anak akan merasakan perhatian dari orang tuanya, sehingga anak akan menjadi lebih nyaman dan bahagia pada saat bersama orang tuanya.

Bagaimana? Apakah Anda rasa beberapa cara atau langkah di atas sudah Anda praktikkan dalam mendidik anak laki-laki Anda pada saat ini? Jika belum, maka ada baiknya jika Anda mulai memerhatikan kembali pola didikan Anda terhadap anak.

Baca juga: Tips Supaya Anak Anda Betah di Rumah