3-Cara-Menghitung-Berat-Badan-IdealWajib-Tahu

millennial.web.id- Berat badan ideal merupakan dambaan setiap orang. Lain halnya dengan bentuk tubuh ideal yang lebih cenderung pada selera seseorang dan bersifat subjektif. Memiliki berat badan ideal sangat penting untuk memperkirakan faktor resiko gangguan kesehatan secara keseluruhan. Berat badan yang berlebih dapat beresiko terkena penyakit serius seperti, tekanan darah tinggi, diabetes, batu empedu, penyakit jantung dan lain-lain.

Menghitung berat badan perlu dilakukan sebelum anda melakukan diet penurunan berat badan. Setiap orang memiliki berat badan ideal yang berbeda-beda tergantung dari sejumlah faktor yaitu tinggi badan, usia, jenis kelamin, massa otot dan distibusi lemak ditubuh. Berikut ini adalah 3 cara menghitung berat badan ideal yang dapat dilakukan secara mandiri. Mari kita simak penjelasannya di bawah ini.

Cara Menghitung Berat Badan Ideal

1. Body Mass Index (BMI)   

Metode pengukuran berat badan menggunakan perbandingan antara tinggi dan berat badan yang dikenal juga dengan metode Indeks Massa Tubuh (IMT) merupakan perhitungan yang paling standar untuk mengetahui apakah seseorang memiliki berat badan yang normal atau tidak. Dapat di hitung dengan rumus:

BMI = berat badan (satuan kilogram) / [tinggi badan (satuan meter) x tinggi badan (satuan meter)]

Contohnya, jika tinggi badan anda 154cm dan berat badan 55kg, maka hitungan BMI yang di dapatkan adalah 23,2 dengan uraian hitungan sebagai berikut:

BMI = 55 [1,54 x 1,54] = 23,2

Angka 23,2 tersebut dibandingkan dengan kategori standar WHO berat badan anda normal. Dilansir dari Joslin Diabetes Center, BMI untuk masyarakat Indonesia adalah sebagai berikut:

 

Kategori WHO (BMI) Asia-Pacific (BMI)
Kurus  <18.5 <18.5
Normal 18.5-24.9 18.5-22.9
Overweight  25-29.9 23-24.9
Obesitas  ≥30 ≥25

 

Perhitungan dari metode BMI sangat simpel, meskipun begitu BMI tidak dapat dijadikan satu-satunya metode perhitungan berat badan ideal yang ada. Karena BMI tidak memperhitungkan distribusi lemak tubuh, massa otot, ukuran pinggul dan usia.

 

2. Perbandingan lingkar pinggang dan pinggul 

Semakin besar perbandingannya makin besar kemungkinan seseorang beresiko terkena diabetes dan ganguan jantung. Berikut cara menghitung berat badan menggunakan metode perbandingan ini.

  • Mengukur lingkar pinggang pada bagian terkecil pada bagian atas pusar.
  • Ukur lingkar pinggul pada bagian terlebar 
  • Bagi hasil lingkar pinggang dan pinggul. 

Hasil ukur dalam satuan inci. Contohnya:

Lingkar pinggang 28 inci dan lingkar pinggul 36 inci, maka rasio perhitungannya adalah 0,77. Lalu,apa arti dari angka 0,77?

Pada wanita resiko gangguan jantung berdasarkan rasio lingkar pingul dan lingkar pinggang kategorinya adalah:

  • Rendah jika rasio < 0,8
  • Sedang jika rasio 0,8 – 0,89
  • Tinggi jika rasio >0,9

Pada pria, kategorinya adalah:

  • Rendah jika rasio < 0,9
  • Sedang jika rasio 0,9 – 0,99
  • Tinggi jika rasio > 1

Baca juga : 10 Cara Yang Benar Dalan Menjalani Gaya Hidup Sehat

3. Metode Perbandingan Lingkar Pinggang dan Tinggi Badan 

Lemak yang terkumpul di tubuh dapat berbahaya dan menganggu kesehatan anda. Sangat beresiko terserang penyakit jantung, ginjal dan hati. Metode perhitungan lingkar pinggang dapat menjadi cara lain dalam memprediksi gangguan kesehatan. Caranya sangat sederhana yaitu hasil ukur lingkar pinggang dibagi dengan tinggi badan anda. Bila hasilnya < 0,5 kemungkinan anda memiliki berat badan yang ideal dan sehat. Itulah beberapa metode menghitung berat badan ideal yang bisa anda coba dirumah. Apakah berat badan anda termasuk kategori ideal? Pertahankanlah cara hidup sehat karena sehat itu penting. 

Baca juga : 2 CARA SEDERHANA MENGHITUNG BERAT BADAN IDEAL SECARA AKURAT